Ok , posting
selanjutnya sebelum tidur adalah tempat ibadah. Loh kenapa tempat ibadah? Kan
berdosa jika kita bermain-main di tempat ibadah !!
Tentu saja tidak.Tempat
ibadah yang dimaksud adalah Vihara Avalokitesvara yang tepatnya ada di Banten
Lama. Nah , Banten lama dahulu kala , ialah sebuah sentral dari Kesultanan
Banten. Di Banten Lama sendiri bukan hanya terdapat Vihara saja, tetapi benteng
Speelwijk yang merupakan tempat persembuanyian penjajah belanda, Pelabuhan
Karangantu yang dahulu merupakan gerbang utama masuknya pedaganga sing ke
Indonesia.Walau Banten Lama dan kemegahan cerita yang dimilikinya hanya tinggal
kenangan dibalik sisa sia reruntuhannya, tetapi tidak dapat dipungkiri kenangan
yang membekas selalu saja menjadi hal yang dipertimbangan dalam menentukan
tujuan kemana kita akan melepaskan penat yang membucah ini.
Vihara Avalokitesvara ,
dibangun atas perintah Sultan Banten
saat itu karena kerukunan dalam beragama di Banten.Namun, semenjak Belanda
datang dan memburu para Tionghoa di Banten Lama , Vihara sempat ditinggalkan untuk
beberapa saat.
Kini , Vihara yang bersebrangan
langsung dengan Benteng Speelwijk masih menjadi tempat beribadah.Bedanya ,
siapapun yang ingin berkunjung untuk melihat Vihara dari dekat diperbolehkan
oleh penjaga Vihara.Apa sih yang bisa di dapatkan di Vihara?
Tentunya , khusus untuk
umat agama lain, di Vihara hanya diperuntukkan memfoto saja.Tidak untuk berisik
ataupun sampai mengganggu kekhusyukan ibadah.Namun, yang harus para Travelmania
perhatikan adalah para pengemis yang memintanya dengan sedikit memaksa.Itu
terlihat sangat mengganggu bagi para pengunjung lain.Sayangnya, tidak ada
larangan dari pihak Vihara sehingga untuk para pengunjung harus bersabar saat
berkunjung di vihara.
Keindahan arsitektur
yang mencirikan etnis tionghoa , sangat kental di vihara ini.Setiap sudut yang
bercerita tentang budaya tionghoa yang di desain dengan sangat indah, membuat
setiap pengunjung merasa seperti sedang di Tiongkok.Walau tidak mendeklarasikan
sebagai objek wisata , namun vihara ini sudah menjadi salah satu bagian dari
kementrian kebudayaan provinsi banten sebagai objek bersejarah di
Banten.Sehingga, tak heran jika banyak pula lah yang berkunjung ke vihara ini
untuk sekedar berfoto.Dan untuk menambah wawasan mengenai agama selain yang
kita anut . Selain itu , selain mendapat kenikmatan atas indahnya
arsitekturnya, kita dapat menambah pengetahuan sejarah kita melalui penjelasan
yang ada di dinding vihara.
Artinya , para
travelmania akan merasakan kekhidmatan dan keindahan yang menyejukkan pandangan
melihat arsitektur vihara.Dan tak lupa pula , tempat-tempat objek wisata
disekitarnya yang jaraknya tidak terlalu jauh itu adalah point plus yang
disajikan di Banten Lama ini.
Lalu , berapa sih
budget yang harus dikeluarkan? . Para Travelmania pasti akan sangat
terkejut karena pada kenyatannya , tidak
ada sepeserpu uang yang perlu dikeluarkan.Semuanya dapat dinikmati secara
gratis.Walau memang , para Travelmania akan kesulitan untuk mengunjungi tempat
tersebut dengan angkutan umum.Mengapa demikian? Karena tidak ada akses angkutan
umum yang menuju ke Banten Lama.Sehingga , para Travelmania harus membawa
kendaraan pribadi.Untuk jarak tempuh sendiri tidak jauh dari pusat kota.Hanya
20 menit jika tidak ada kemacetan dijalanan.

0 comments:
Post a Comment