Wisata Berbasis Masyarakat ( Prinsip dan pengertian BAB 1)
Era globalisasi
mengakibatkan perubahan sosial pada masyarakat di berbagai negara. Hal ini
berdampak pada masyarakat lokal yang sumber daya sosial, budaya, dan ekonominya
kurang sehigga kesusahan untuk berinteraksi dengan dunia luar. Pariwisata
adalah salah satu cara untuk membawa orang-orang dari berbagai latar belakang
bersama-sama berinteraksi. Wisata menawarkan kesempatan untuk para masyarakat
lokal memperlihatkan budaya, adat istiadat, dll kepada wisatawan untuk berbagi
perbedaan dan menghasilkan keuntungan.
Community based tourism
(CBT) atau wisata berbasis masyarakat adalah konsep
yang menekankan kepada pemberdayaan komunitas untuk menjadi lebih memahami
nilai-nilai dan aset yang mereka miliki, seperti kebudayaan, adat istiadat,
masakan kuliner, gaya hidup. Ada 3 kegiatan pariwisata yang dapat mendukung
konsep CBT yaitu Wisata petualangan, wisata budaya, dan ekowisata/ wisata berbasis lingkungan.
CBT bertujuan untuk mementingkan dampak pariwisata dan Sumber daya masyarakat dan lingkungannya. Bukan hanya berorientasi pada keuntungan bagi para investor. Secara konseptual
prinsip dasar pariwisata berbasis masyarakat adalah menempatkan masyarakat
sebagai pelaku utama melalui pemberdayaan masyarakat dalam berbagai kegiatan
kepariwisataan, sehingga kemanfaatan kepariwisataan sebesar-besarnya
diperuntukkan bagi masyarakat.
Tujuan utama pengembangan kepariwisataan berdasarkan konsep Community Based Tourism adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Hal iini merupakan strategi mobilisasi bagi suatu komunitas agar berpartisipatif secara aktif dalam industri pariiwsata dan perkembangannya. Tujuan ini memiliki target agar pemberdayaan sosial ekonomi suatu komunitas dapat memberikan nilai lebih dalam kepariwisataan, khususnya pada wisatawan.
Prinsip dari CBT :
- Mengakui, mendukung dan mempromosikan kepemilikan masyarakat terhadap pariwisata
- Melibatkan anggota masyarakat sejak awal dalam setiap aspek
- Mempromosikan kebanggaan masyarakat
- Meningkatkan kualitas hidup
- Memastikan kelestarian lingkungan
- Mempertahankan karakter dan budaya unik daerah setempat
- Meningkatkan pembelajaran lintas budaya
- Menghormati perbedaan budaya dan martabat manusia
- Membagikan manfaat secara adil di antara anggota masyarakat
- Kontribusi persentase pendapatan yang tetap terhadap proyek masyarakat.
Unsur-unsur dari CBT
- Sumber daya alam dan budaya
- Sumber data alam terpelihara dengan baik
- Ekonomi dan modal produksi bergantung pada pemanfaatan secara lestari sumber daya alam
- Destinasi
- Komunitas berbagi kesadaran, norma dan ideologi
- Komunitas memiliki pengetahuan tradisional lokal
- Komunitas memiliki rasa memiliki dan ingin berpartisipasi dalam komunitasny
- Komunitas memiliki peraturan dan peraturan untuk lingkungan, budaya, dan manajemen pariwisata
- Suatu organisasi atau mekanisme lokal ada untuk mengelola pariwisata dengan
- Manfaatnya terbagi secara merata ke semua
- Persentase keuntungan dari pariwisata berkontribusi pada dana masyarakat untuk pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.
- Mendidik dan membangun pemahaman tentang beragam budaya dan cara hidup.
- Meningkatkan kesadaran akan konservasi alam dan budaya antar wisatawan dan masyarakat setempat.
1. Situs
·
Tujuannya memiliki
atraksi alam dan kualitas yang unik
2. Manajemen
·
Pariwisata dikelola
secara lestari.
·
Tanggung jawab
lingkungan dipromosikan.
·
Dampak lingkungan negatif
diminimalkan.
3. Proses dan aktivitas
·
Pengunjung dididik
tentang lingkungan dan ekologi situs.
·
Kesadaran lingkungan
dinaikkan diantara wisatawan dan pemangku kepentingan.
4. Partisipan
·
Komunitas lokal
berpartisipasi dalam prosesnya.
·
Penghasilan terbagi secara
adil untuk meningkatkan kualitas hidup.
·
Keuntungan dari
pariwisata berkontribusi terhadap pengembangan tujuan.
·
Perbedaan Ecotourism
dengan Cbt :
·
Ecotourism :
1. Manajemen yang bertanggung jawab atraksi alam, budaya lokal dan
kualitas unik dari tujuan.
2. Kepemilikan tidak ditentukan.
3. Manajemen pariwisata tidak ditentukan
4. Menekan pariwisata dan lingkungan hidup
·
CBT
1. Manajemen yang bertanggung jawab atas lingkungan, sumber daya
alam, sosial sistem dan budaya sebagai respon terhadap kebutuhan masyarakat.
2. Kepemilikan dari masyarakat.
3. Manajemen pariwisata dari masyarakat.
4. Menekan ke perkembangan holistik
Short visit ( kunjungan singkat ) : Program tur massal telah menampilkan kunjungan singkat
beberapa jam ke lokal masyarakat untuk beberapa lama.Homestay (Rumah Tinggak) : salah satu jenis pariwisata yang mempromosikan interaksi antara tuan rumah dengan wisatawan.
Komunitas berbasis wisata dan komunitas pengembangan :
Komunitas berbasis wisata yang dimaksud ialah alat untuk pengembangan masyarakat dan lingkungan konservasi. Mengerti situasi dalam suatu komunitas akan membantu memaksimalkan kapasitas komunitas berbasis wisata dan merupakan strategi efektif dalam pengembangan wisata yang berkelanjutan.
5 prinsip aspek pengembangan masyarakat :
1. Sosial :
- Keadilan sosial
- Memuaskan kualitas hidup
- Komunitas aktif organisasi
- Pembelajaran formal dan informal
- Budaya lokal berkelanjutan
- Pelestarian budaya
- Penghasilan dari produksi lokal
- Diversifikasi ekonomi lokal
- Kemandirian
- Partisipasi komunitas
- Pembangunan sebagai tanggapan terhadap kebutuhan masyarakat
- Demokratisasi
- Hak pengelolaan sumber daya alam
- Tanggung jawab lingkungan
- Konservasi sumber daya alam
CBT dapat
digunakan sebagai alat untuk pengembangan masyarakat :
·
Sosial
o
Meningkatkan kualitas
hidup
o
Peningkatan kebanggan
komunitas
o
Pembagian peran adil
antar geneder maupun generasi
o
Membangun penguatan
organisasi
·
Budaya
o
Mendorong masyarakat
untuk menghormati budaya yang berbeda
o
Membantu berkembangnya
pertukaran budaya
o
Budaya pembangunan
melekat erat dengan budaya lokal
·
Politik
o
Meningkatkan partisipasi
dari penduduk lokal
o
Peningkatan kekuasaan
komunitas yang lebih luas
o
Menjamin hak-hak dalam
pengelolaan sumber daya alam
·
Ekonomi
o
Adanya dana untuk
pengembangan komunitas
o
Terciptanya lapangan
pekerjaan di sektor pariwisata
o
Timbulnya pendapatan
masyarakat lokal dari sekotor pariwisata
·
Lingkungan
o
Mempelajari carrying
capacity area
o
Mengatur pembuangan
sampah
o
Meningkatkan kepedulian
akan perlunya konservasi sumber daya alam
Proses dalam memfasilitasi pengembangan CBT adalah :
1. Memilih tujuan destinasi
2. Sempurnakan pelajaran mengenai kelayakan kerjasama dengan
masyarakat
3. Tetapkan visi dan tujuan dengan masyarakat
4. Mengembangkan rencana untuk mempersiapkan masyarakat lokal
untuk mengelola pariwisata
5. Tetapkan dan arahkan untuk manajemen organisasi
6. Menedesain program pembelajaran
7. Melatih guide atau pemandu wisata
8. Mengembangkan rencana pemasaran
9. Meluncurkan tor program
10. Evaluasi prosesnya
0 comments:
Post a Comment