Hallo , Selamat Pagi dan Selamat Hari Minggu.
Sesuai dengan postingan saya sebelumnya,setiap weekend,saya akan memposting tentang beberapa tempat wisata yang "Recomended" sekali untuk di kunjungi.
Sesuai dengan postingan saya sebelumnya,setiap weekend,saya akan memposting tentang beberapa tempat wisata yang "Recomended" sekali untuk di kunjungi.
Ya, khusus di hari minggu ini , saya akan mengajak kalian mengulas sedikit mengenai suatu tempat yang tidak kalah Indahnya yaitu Titik Nol Kilometer Banten.Pati Travermania pada bertanya-tanya kan dimana sih Titik Nol Kilometer Banten?? . Nah , Titik Nol Kilometer Banten terletak di Pantai Bojong, Anyer, Kabupaten Serang.Dengan jarak tempuh sekitar 1 jam saja dari Ibukota Provinsi yaitu Kota Serang , para Travelmania sudah bisa mengunjungi tempat ini.Para Travelmania semua harus mempersiapkan kendaraannya sejak awal apakah dengan menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan umum.Jika para Travelmania akan pergi menggunakan kendaraan umum,dari arah Jakarta Silahkan menggunakan bus dengan tujuan Jakarta-Merak lalu turun di Terminal Seruni Kota Cilegon Timur,lalu mencari angkot dengan tujuan Labuan.Untuk tarif bus sendiri yaitu Rp.25.000 rupiah dan untuk tarif angkot ialah Rp.8000 rupiah.Dan bagi para Travelmania yang menggunakan kendaraan pribadi mobil ,kalian hanya perlu melewati Gerbang Tol Serang Timur dan keluar di Gerbang Tol Cilegon Barat.Untuk yang menggunakan kendaraan motor , kalian dapat melalui jalur Serang-Kepandean-Cilegon Timur-Lingkar Selatan.
Untuk para Travelmania yang suka banget dengan sejarah , nah Titik Nol Kilometer ini memiliki sejarah yang tidak dapat dilupakan oleh siapapun.Kala para penjajah Belanda semena-mena menginjak tanah air kita ini , ada satu moment dimana kerja rodi menjadi suatu keharusan untuk kaum pribumi.Dan Titik Nol Kilometer ini adalah sasksi bisu yang menjelaskan betapa tersisksanya dan lelahnya menjadi pribumi kala itu.Pada Titik Nol Kilometer ini terdapat Mercusuar dan ini di bangun pada tahun 1885 oleh Z.M.Willem III yg menjabat sebagai Koning Der Nederlanden di Banten.Fungsi dari Mercusuar ini adalah sebagai navigasi untuk kapal-kapal yang berlayar di Selat Sunda dan ini masih berfungsi hingga saat ini.Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, Mercusuar ini merupakan saksi bisu dimana para pribumi harus membangun jalan raya Anyer-Panarukan.Dan juga Mercusuar ini merupakan saksi atas penyerangan Tentara Jepang yang berusaha merebut Indonesia dari tangan Belanda.
Dengan kekentalan sejarah perjuangan yang selalu teringat oleh bangsa ini, Titik Nol Kilometer ini menyimpan suatu keindahan yang tidak didapatkan di tempat lain.Untuk para Travelmania yang suka sekali berfoto dan mengabadikan moment, Titik Nol Kilometer ini menjadi salah satu tempat yang di buru oleh para Photographer.Pasalnya di Mercusuar yang memiliki 18 lantai ini menyuguhkan pemandangan selat sunda dengan atmosfir yang berbeda.
Jadi untuk para Travelmania yang boisan dengan pemandangan disekitar rumah yang "gitu-gitu" aja , atau bosan dengan "pemandangan puncak gunung" , para Travelmania harus merasakan sensasi melihat laut yang luas dari puncak menara yang tidak kalah tingginya dengan pemandangan puncak gunung.Selain itu, para Travelmania dapat melihat lalu lintas kapal-kapal di sekitar nya juga pemandangan Gunung Anak Krakatau.Selain mendapatkan hiburan dan kepuasan secara batiniah , kalian dapat menambah wawasan mengenai sejarah.Pasalnya ada beberapa cerita atau keterangan dalam bahasa belanda yang terdapat di dinding Mercusuar, juga bekas peluru meriam tentara jepang yang sudah di poles dan diratakan dengan semen.Para Travelmania dijamin tidak akan kecewa dengan segala hal yang ada di sana , segala yang disusguhkan , akses yang mudah, dan "low budget" sudah menjadi pertimbangan untuk para Travelmania semua memasukkan Titik Nol Kilometer Banten ini , ke daftar list tempat yang harus kalian kunjungi saat ingin melepas penat.
Source: Photo by @Annisa.Yolanda
Source: Photo by @Annisa.Yolanda

0 comments:
Post a Comment