Setelah beberapa
minggu lalu saya berkunjung ke Museum Wayang Kekayon yang ada di
Jl.Yogya-Wonosari adalah satu-satunya museum wayang yang ada di Indonesia.
Walau hingga saat ini Museum Wayang Kekayon masih milik pribadi yaitu milik
Soejono Prawirohadikusumo Alm dan kini dilimpahkan pada putera ke-4 nya yang
seorang Budayawan . Namun, Museum Wayang sudah memiliki sistem pengelolaan yang
cukup baik.
![]() |
| (Sumber: http://4.bp.blogspot.com/) |
Nah, pada kesempatan kali ini, izinkan saya membahas salah satu
tokoh perwayangan yang cukup menarik untuk dibahas.Tokoh tersebut adalah Menak
Jinggo. Adakah yang pernah mendengar nama Menak Jinggo sebelumnya? Ya, berbeda
dengan tokoh pewayangan yang lain, kisah Menak Jinggo tidak terlalu sering
dibahas. Berbeda dengan kisah cinta Rama dan Shinta atau bahkan peperangan
antara Pandawa dan Kurawa. Menak Jinggo yang terkenal akan kekuatannya itu
ingin dilenyapkan oleh R Damar Wulan. Karena Damar Wulan merasa bahwa kekuatan
Minak Jinggo berasal dari senjata yang ia miliki. Akhirnya Damar Wulan mendapat
bantuan dari istrinya Menak Jinggo yang terpana atas ketampanannya yaitu Dewi
Wahito dibantu dengan Noyo Genggong.
Akhirnya Adipati menak jinggo beserta Ongkol Buto dan Dayun dihadang oleh R
Damar Wulan, utusan dari kerajaan majapahit.
Di alun-alun blambangan R Damar Wulan mendapat perintah dari ratu
majapahit untuk mengalahkan menak jinggo akhirnya Damar Wulan pun dapat mengalahkan menak jinggo dalam
pertempuran yang dahsyat dan membawa kepala menak jinggo kembali ke majapahit;.
Nah, begitu sejarah singkat mengenai Menak Jinggo. Jadi untuk para Travelmania yang bingung mau kemana mengisi waktu luang, kalian dapat berkunjung ke Museum Wayang Kekayon. Museum Wayang Kekayon ini buka setiap Hari dari pukul 08.00-14.00 WIB. Dengan harga tiket masuk untuk umum/pelajar/mahasiswa yaitu Rp.7000 , untuk wisatawan mancanegara Rp.10.000 . Namun, sebelum para Travelmania berkunjung ke Museum Wayang Kekayon ini, para Travelmania harus tau keadaan di Museum ini. Jadi, Museum Wayang Kekayon ini terlihat sangat menyeramkan dikarenakan terdapat pohon-pohon tinggi yang memenuhi halaman depan Museum. Pohon-pohon ini dahulu sengaja di tanam oleh pemiliknya agar menjadikan suasana di museum teduh. Dan jangan pernah berharap kalau para Travelmania semua akan menemukan banyak petugas, karena hanya ada 1 pemandu wisata yang melebur menajdi penjaga loket. So, selamat berlibur.



0 comments:
Post a Comment